2026-05-25 HaiPress

JAKARTA, iDoPress -Api kebakaran di gudang plastik di Jalan Peternakan Raya, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, kembali menyala pada Minggu (24/5/2026) malam.
Insiden tersebut terjadi tak lama setelah armada pemadam kebakaran (damkar) ditarik dari lokasi kejadian.
Salah satu warga sekitar, Tuti, mengatakan api sempat padam dan kondisi dinilai aman pada Minggu sore.
"Kemarin itu hari Minggu udah padam, udah mati semua, kita udah alhamdulillah. Sekitar jam 16.00 WIB itu petugasnya damkar juga udah pada pulang, mobil udah balik," ungkap Tuti saat ditemui iDoPress di lokasi, Senin.
Namun, ketenangan itu hanya berlangsung singkat karena api kembali menyala sekitar pukul 20.00 WIB.
Warga sekitar kembali panik saat melihat api kembali menyala dari dalam puing bangunan.
"Tiba-tiba nyala lagi apinya, asap banyak. Kita warga di sini pada kaget kan, dipanggilin blangwir (pemadam kebakaran) lagi, datang lagi deh ini sampai sekarang belum beres lagi," kata Tuti.
Kini, setelah genap satu pekan sejak kebakaran pertama terjadi, petugas damkar masih terus melakukan proses pemadaman.
Kasie Sarana Operasi Damkar Jakarta Barat, Danang Darul Fadli, membenarkan bahwa pihaknya sempat menarik personel dari lokasi pada Minggu sore.
Ia mengatakan, keputusan itu diambil karena proses pemadaman dinilai telah selesai dan tidak terlihat lagi adanya api.
Namun, ternyata masih terdapat bara api dan biji plastik bersuhu panas yang memicu kebakaran kembali menyala.
Saat ini, pihak damkar meminta pemilik gudang kembali menyediakan alat berat ekskavator untuk membantu proses penguraian material.
Pasalnya, ekskavator yang sebelumnya digunakan tidak dapat bekerja maksimal dan kini mengalami kerusakan.
Tanpa alat berat untuk membongkar reruntuhan baja dan beton, penyemprotan air dari atas puing dinilai tidak akan mampu memadamkan api secara menyeluruh.
"Makanya kemarin kami sempat tarik personel dulu sebentar karena memang beko-nya enggak ada, supaya bisa maksimal dan tidak buang-buang anggaran operasional ya," kata Danang.